Menurut Kantor Berita ABNA, Shushan Stepanyan, Selasa (6/10) di akun Twitternya menulis, wilayah perbatasan Armenia dan Azerbaijan sudah kembali tenang.
Ia menambahkan, setelah masyarakat internasional beberapa kali mendesak gencatan senjata segera di wilayah konflik Nagorno-Karabakh, kita melewati malam yang relatif tenang. Jika ketegangan meningkat, maka semua tanggung jawab ada di tangan para pemimpin militer dan politik Republik Azerbaijan.
Putaran baru ketegangan Armenia dan Azerbaijan pecah 9 hari lalu, dan sampai sekarang sudah menewaskan serta melukai sejumlah orang. (HS)
342/